lagi-lagi datang dengan tidak membawa jawaban datang dengan tidak membawa keyakinan memilih mengambil pilihan bukan karena hati- yang mendominasi memang ambisi yang jadi faktornya bukan mau, tapi harus entah jadi suatu keharusan untuk siapa, untuk diri yang mana mungkin untuk pengakuan kepada dirinya sendiri bahwa dirinya memang harus berbuat sesuatu yang ia tahu, selama dirinya diam, dia tahu
About Me
Popular Posts
-
Kamu tau? Untuk saat ini, tidak ada yang lebih menyenangkan selain bisa tumbuh menjadi saksi lahirnya mimpi-mimpi calon orang besar,nantinya...
-
(WARNING : LONG POST!) Pertama, banget. Tidak menyangka hal yang membuat gue nulis blog lagi adalah karena Bangtan. Bukan karena meresahk...
-
Saya terenyuh ketika mendengarkan percakapan di salah satu scene sinetron PPT berikut ini.. "Saya mungkin memang bukan orang baik, ta...
-
semua qoute ini gue ambil dari bukunya Andrea Hirata :) "Hiduplah Untuk Memberi yang Sebanyak-banyaknya, Bukan untuk Menerim...
-
tulisan ini mungkin datang dari almitra indira 21 tahun yang tidak bisa tidur di suatu malam. ini pasti bukan gue aja yang pernah men...
-
Dia, semakin nyata untuk di kejar.. Jaket kuning dengan makara merah , Rabb, semoga jodoh. Amin *** Halo, doa nomor dua ! S...
0 celoteh:
Posting Komentar